Jujur saja, setelah mengunjungi Inggris, saya mengerti mengapa WeChat Moments saya tidak dibanjiri postingan tentang negara itu.
Jujur saja, setelah penerbangan lebih dari 10 jam dan mendarat di London, akhirnya saya mengerti. Bukannya orang-orang tidak menyukai Inggris, hanya saja perjalanan ini telah menguras dompet dan energi saya.
✈️ Visa benar-benar merepotkan. Mendapatkan visa Inggris seperti menjalani pemeriksaan aset mini. Surat keterangan kerja, rekening koran, catatan tabungan—semuanya dibutuhkan, dan Anda harus menunggu lebih dari setengah bulan. Dibandingkan dengan visa AS atau visa Schengen, visa Inggris tidak mudah dan tidak diterima secara universal. Setiap perjalanan ke Inggris selalu melibatkan kerepotan tersendiri dengan visa. Banyak orang yang terhalang hanya karena langkah ini.
💰 Harga sangat tinggi sehingga saya harus menghitung dalam hati setiap hari. Satu kali naik London Underground saja sudah membuat stres; harganya bisa mencapai tiga atau empat pound. Makanan sederhana biasa mulai dari 10 pound, dan semangkuk mie di Tiongkok hampir 15 pound. Akomodasi bahkan lebih mahal lagi; Kamar kecil di dekat stasiun kereta api bisa dengan mudah berharga lebih dari 1000 RMB per malam. Tanganku gemetar sepanjang waktu saat merogoh dompetku.
🌧 Cuaca dan pengalaman selalu bertentangan.
Aku sangat bersemangat untuk pergi ke Tebing Putih, tetapi angin kencang dan hujan es membasahiku sampai ke tulang, sehingga mustahil untuk mengambil foto. Big Ben sedang diperbaiki, dan London Eye tampak seperti kincir raksasa abu-abu di hari yang berawan. Filter romantisku hancur, dan yang bisa kulakukan hanyalah menghela napas.
💡 Kamu bisa pergi ke tempat yang jauh lebih baik dengan anggaran yang sama.
Dua puluh ribu yuan mungkin anggaran yang ketat untuk perjalanan ke Inggris, tetapi di Spanyol kamu bisa makan di restoran berbintang Michelin dan menginap di kamar dengan pemandangan laut; di Turki kamu bisa naik balon udara dan menginap di hotel gua; di Thailand kamu bisa merasakan menjadi raja. Bukan berarti Inggris itu buruk, hanya saja nilai uangnya tidak bisa bersaing.
Tentu saja, jika Anda masih ingin pergi, tempat-tempat klasik ini benar-benar menakjubkan—
📍 Museum Inggris: Gratis, tetapi ingat untuk memesan terlebih dahulu. Batu Rosetta dan Galeri Cina wajib dikunjungi.
📍 London Eye: Pergilah saat senja; Sungai Thames tampak berkilauan, sepuluh kali lebih menakjubkan daripada di siang hari.
📍 Tebing Putih: Pilih rute Brighton, pergilah di hari yang cerah! Angin kencang, tetapi foto-foto yang dihasilkan seperti cuplikan film.
📍 Kastil Edinburgh: Seluruh kota seperti filter abad pertengahan; Bukit Calton menawarkan pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan dan gratis.
🍽 Apa yang harus dimakan untuk bertahan hidup? Ikan dan kentang goreng enak sekali, tetapi paella dan donat di Borough Market adalah kebahagiaan sejati. Haggis Skotlandia dengan saus wiski sangat lezat. Jika Anda benar-benar kesulitan, pergilah ke Chinatown untuk semangkuk sup mie panas untuk menyegarkan Anda.
⚠️ Tips Bertahan Hidup: Bawa payung, bawa payung, bawa payung! Satu hari, empat musim—ini bukan lelucon. Tidak ada sinyal di kereta bawah tanah, unduh peta offline sebelumnya. Restoran umumnya mengenakan biaya layanan; jangan memberi tip berulang kali. Kereta sering berhenti untuk perawatan di akhir pekan, periksa jadwal sebelum Anda pergi.
Singkatnya, Inggris memiliki keindahan yang bersahaja dan mahal, cocok untuk mereka yang benar-benar mencintai sejarahnya. Menghindari tempat-tempat trendi kemungkinan akan menghasilkan kejutan yang lebih menyenangkan. ✌️