Saya akan mulai dengan kelebihan, baru kemudian kekurangan.
**Kelebihan:** Kaca pemandangan sangat bersih, membuat pemandangan kota terlihat nyaman. Kamar mandi dilengkapi dengan *rain shower*. Kebersihan kamar mandi dan seprai sangat terjaga, dan perlengkapan mandi yang disediakan juga berkualitas bagus. Hotel ini relatif baru. Staf resepsionis dan staf *housekeeping* semuanya sangat ramah. Stop kontak di samping tempat tidur kompatibel dengan steker daratan utama, jadi tidak perlu adaptor tambahan, dan kamar juga menyediakan kabel pengisian daya *3-in-1*.
**Lokasi:** Lokasinya strategis, berdekatan dengan Grand Lisboa, New Lisboa, dan Wynn (bukan Wynn Palace, tapi Wynn). Namun, karena jalanannya lebar, meskipun berada di bundaran yang sama, butuh sekitar sepuluh menit untuk berjalan kaki menyeberangi beberapa jalan. Keluarga dengan lansia mungkin perlu mempertimbangkan hal ini. Jika ingin mudah mencari makanan, lebih baik menginap di hotel dekat Ruins of St. Paul's, ada beberapa yang bagus. Bagi yang tidak ingin ke kasino, bisa memesan kamar dengan pemandangan kota untuk menikmati bangunan-bangunan ikonik ini. Tentu saja, setelah menyeberang jalan, ada terminal bus yang cukup besar (seperti yang ditunjukkan pada gambar), yang pada dasarnya bisa membawa Anda ke mana saja di Makau, ini nilai tambah yang besar. Ada *shuttle bus* di depan hotel yang menuju hotel lain dan pelabuhan-pelabuhan besar, dan mudah juga untuk mencari taksi. Menurut saya pribadi, menginap di kawasan lama lebih nyaman daripada di Taipa karena cocok untuk *city walk*. Dalam jarak 1-4 kilometer, banyak situs bersejarah, toko-toko kecil, dan makanan di kawasan kota tua yang bisa dijelajahi. Makau sangat kecil, jadi mudah untuk naik taksi ke mana saja. Tarif awal 25 MOP, dari Qingmao Port ke sini sekitar 76 MOP.
**Lantai:** Resepsionis berada di lantai dasar (B1), jadi di sini ada 'Lobi Hotel' (lantai L) dan 'Lobi Masuk' (lantai G). Taksi dan pengantaran makanan semuanya ke Lobi Masuk, lantai G.
**Harga:** Sebagai referensi: saya menginap pada hari kerja bulan April, kamar dengan pemandangan kota dan air mancur, termasuk pajak, sekitar 600-700 RMB.
**Kekurangan:** Kamar tidak memiliki tanda 'Jangan Ganggu' atau lampu 'Jangan Ganggu'. Ketika tercium bau asap rokok, baik operator maupun telepon kamar tidak bisa dihubungi, tidak ada jawaban. Pintu lemari penuh dengan noda minyak dan sidik jari dari tamu sebelumnya. Bagian *housekeeping* mungkin hanya melakukan pembersihan dasar, tetapi tidak memperhatikan area 'umum' seperti pintu lemari. Insulasi suara memang sangat buruk. Jika ada orang lewat di koridor, atau berbicara dengan volume normal, kamar terasa sangat bising. Ketika lantai atas dan kamar sebelah kanan-kiri membersihkan, sapu yang mengenai dinding juga sangat mengganggu di dalam kamar (seperti yang ditunjukkan pada rekaman video), rasanya dindingnya berongga. Namun, insulasi suara kaca cukup bagus, di bawah adalah bundaran dengan lalu lintas kendaraan yang ramai, tetapi tidak terdengar suara sama sekali. Kekurangan terbesar adalah hotel tidak melakukan manajemen larangan merokok dengan baik. Di lift baunya seperti KTV, dan koridor juga berbau karpet yang terpapar asap rokok. Ketika saya melewati sebuah kamar, tiga pria keluar, dan bau asap rokok dari dalam membuat saya ingin muntah. Lantai 11 adalah lantai *non-smoking*, tetapi di koridor sering tercium bau asap rokok. Yang paling parah, bau asap rokok di koridor langsung masuk ke kamar saya. Saya membuka pintu dan ingin melaporkan kepada staf layanan, tetapi meskipun ada staf, mereka seolah-olah tidak melihat situasi ini. Kemudian saya melaporkan kepada manajer lobi yang bertugas. Manajer lobi juga merasa tidak berdaya dan mengatakan bahwa ini adalah masalah perilaku tamu tertentu, dan mereka hanya bisa memeriksa bau asap rokok di kamar saat *check-out*. Jika ada, mereka akan mendenda tamu yang sudah *check-out*. Tapi ini sama sekali tidak menyelesaikan masalah, jadi kami yang tidak merokok dan mematuhi peraturan malah menjadi korban. Ketika saya bertanya di resepsionis, saya melihat seorang staf pria di resepsionis melayani tamu lain yang bertanya dengan sikap yang sangat acuh tak acuh, tidak mengangkat kepala dan sangat tidak sopan, seperti penjaga toko di pinggir jalan yang melayani orang yang bertanya arah. Singkatnya, meskipun hotel ini mengklaim bintang lima, manajemennya sangat tidak terorganisir.
Teks AsliDiterjemahkan oleh AI