

Iklim Xiamen dan Tips Cuaca untuk Liburan

Oleh Evana
15 Oktober 2026

Xiamen merupakan kota pesisir yang terletak di Provinsi Fujian, Tiongkok bagian tenggara. Kota ini dikenal dengan pemandangan laut, pulau-pulau kecil, serta destinasi wisata seperti Pulau Gulangyu. Kondisi geografisnya yang berdekatan dengan Laut Tiongkok Timur membuat cuaca Xiamen dipengaruhi oleh angin laut, kelembapan tinggi, dan perubahan musim sepanjang tahun.

Gambaran Umum Iklim Xiamen

Xiamen merupakan kota pesisir di Provinsi Fujian, Tiongkok bagian tenggara, yang memiliki iklim subtropis lembap dengan pengaruh laut yang kuat. Letaknya yang menghadap Selat Taiwan membuat kondisi cuaca di kota ini dipengaruhi oleh angin laut, kelembapan udara, dan perubahan musim sepanjang tahun. Suhu di Xiamen relatif hangat, dengan musim panas yang panas dan lembap serta musim dingin yang cenderung sejuk.
Karakteristik Utama Iklim Xiamen
- Iklim subtropis lembap: Xiamen memiliki suhu yang relatif hangat sepanjang tahun, dengan musim panas yang panjang dan musim dingin yang lebih singkat serta ringan.
- Suhu tahunan yang moderat: Suhu rata-rata tahunan umumnya berada di kisaran 20 – 22°C. Pada musim panas, suhu maksimum harian dapat mencapai lebih dari 30°C, sedangkan pada musim dingin suhu malam hari bisa turun hingga sekitar 10°C.
- Kelembapan udara tinggi: Pengaruh laut menyebabkan udara di Xiamen cukup lembap, terutama pada musim semi dan musim panas. Kondisi ini dapat membuat suhu terasa lebih panas daripada suhu sebenarnya.
- Curah hujan musiman: Hujan lebih sering turun pada musim semi dan musim panas, terutama sekitar Mei hingga Agustus. Sementara itu, musim gugur dan musim dingin umumnya relatif lebih kering.
- Pengaruh angin laut: Angin dari laut membantu memengaruhi suhu di kawasan pesisir, tetapi juga dapat membawa udara lembap serta meningkatkan potensi hujan.
- Risiko topan: Sebagai kota pesisir di tenggara Tiongkok, Xiamen berpotensi terdampak topan, khususnya pada periode Juli hingga September. Hujan lebat, angin kencang, dan gangguan transportasi laut dapat terjadi ketika topan mendekati wilayah ini.
Bintang 5
Perjalanan bisnis
Cocok untuk keluarga
Mata air panas
Pusat Kebugaran
Kolam renang
Termasuk Sarapan
Cuaca Xiamen Berdasarkan Musim
1. Musim Semi (Maret – Mei)

Suhu perkiraan: 12 – 27°C
Musim semi ditandai dengan peningkatan suhu setelah musim dingin. Cuaca mulai terasa hangat, pepohonan semakin hijau, dan berbagai taman kota menjadi menarik untuk dikunjungi. Namun, kelembapan udara meningkat dan hujan lebih sering turun, terutama menjelang Mei.
Pada periode ini, kabut dan embun juga dapat muncul akibat tingginya kelembapan. Kondisi tersebut terkadang membuat udara terasa lembap dan jarak pandang di kawasan pesisir berkurang.
Tips wisata: Bawalah payung lipat, jaket tipis, dan pakaian yang cepat kering. Periksa prakiraan cuaca sebelum mengunjungi destinasi luar ruangan.
2. Musim Panas (Juni – Agustus)

Suhu perkiraan: 23 – 33°C
Musim panas merupakan periode terpanas di Xiamen. Suhu siang hari sering mencapai 30°C atau lebih, sementara kelembapan tinggi membuat udara terasa gerah. Hujan deras dan badai petir juga dapat terjadi, khususnya pada awal musim panas.
Selain itu, Juli dan Agustus termasuk periode yang perlu diwaspadai karena Xiamen berpotensi terdampak topan. Kondisi cuaca ekstrem dapat menyebabkan pembatalan feri, perubahan jadwal penerbangan, atau penutupan sementara objek wisata.
Tips wisata: Gunakan tabir surya, topi, dan pakaian ringan. Minum air yang cukup serta siapkan aktivitas dalam ruangan sebagai alternatif jika hujan turun.
3. Musim Gugur (September – November)

Suhu perkiraan: 16 – 31°C
Musim gugur membawa perubahan suhu secara bertahap. September biasanya masih terasa panas, tetapi udara mulai lebih sejuk memasuki Oktober dan November. Curah hujan umumnya menurun dibandingkan periode musim panas sehingga kegiatan wisata luar ruangan menjadi lebih nyaman.
Musim ini cocok untuk berjalan-jalan di Pulau Gulangyu, menjelajahi kawasan Zhongshan Road, atau menikmati pemandangan laut di sekitar Xiamen. Meski demikian, September masih dapat mengalami hujan lebat dan dampak topan.
Tips wisata: Oktober hingga November merupakan pilihan yang baik untuk liburan. Bawalah pakaian ringan dan jaket tipis untuk pagi atau malam hari.
4. Musim Dingin (Desember – Februari)

Suhu perkiraan: 9 – 19°C
Musim dingin di Xiamen relatif ringan jika dibandingkan dengan kota-kota di Tiongkok bagian utara. Suhu udara menurun, terutama pada malam hari dan pagi hari, tetapi salju sangat jarang terjadi di kawasan perkotaan.
Cuaca yang lebih sejuk mendukung wisata kuliner, kunjungan ke tempat bersejarah, dan kegiatan berjalan-jalan di pusat kota. Namun, angin laut dapat membuat suhu terasa lebih dingin, terutama ketika cuaca berawan atau berangin.
Tips wisata: Kenakan pakaian berlapis, jaket hangat, dan celana panjang. Jika berencana menghabiskan waktu di tepi laut, siapkan pakaian tambahan untuk menghadapi angin.
460 booked
1573 booked![Perjalanan satu hari hiburan murni di pusat kota Xiamen [Kereta gantung Zhonggu + makan di Universitas Xiamen + pemandangan gunung dan laut bisa dipilih]](https://ak-d.tripcdn.com/images//0584g12000nit5hinA968_C_568_320.jpg)
76 booked
Curah Hujan dan Kelembapan Udara di Xiamen

1. Curah Hujan di Xiamen
Curah hujan di Xiamen cenderung terkonsentrasi pada musim semi hingga musim panas. Periode sekitar April hingga Agustus umumnya lebih basah, sedangkan musim gugur dan musim dingin relatif lebih kering. Hujan dapat turun dalam bentuk gerimis berkepanjangan maupun hujan deras yang disertai petir.
Beberapa karakteristik curah hujan di Xiamen meliputi:
- Musim semi (Maret – Mei): Curah hujan mulai meningkat, terutama menjelang akhir musim. Hujan yang turun selama beberapa hari dapat membuat jalanan lembap dan mengurangi kenyamanan aktivitas luar ruangan.
- Musim panas (Juni – Agustus): Periode yang cenderung basah, dengan potensi hujan lebat, badai petir, dan hujan akibat pengaruh siklon tropis.
- Musim gugur (September – November): Curah hujan umumnya mulai berkurang. Oktober dan November sering menawarkan kondisi yang lebih mendukung untuk kegiatan wisata luar ruangan.
- Musim dingin (Desember – Februari): Hujan relatif lebih sedikit dibandingkan periode musim semi dan musim panas, meskipun hujan ringan tetap dapat terjadi.
Hujan deras pada musim panas juga berpotensi menyebabkan genangan di beberapa kawasan dan mengganggu transportasi feri menuju pulau-pulau sekitar Xiamen. Oleh karena itu, wisatawan disarankan memeriksa prakiraan cuaca sebelum melakukan perjalanan laut atau mengunjungi objek wisata terbuka.
2. Kelembapan Udara di Xiamen
Kelembapan udara di Xiamen relatif tinggi sepanjang tahun karena pengaruh lingkungan pesisir. Udara lembap lebih terasa pada musim semi dan musim panas, ketika suhu meningkat dan kandungan uap air di atmosfer juga tinggi.
Berikut pengaruh kelembapan udara berdasarkan musim:
- Musim semi: Kelembapan meningkat dan dapat menyebabkan kabut, embun, atau kondisi udara yang terasa basah. Pakaian yang dijemur di luar ruangan juga mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk kering.
- Musim panas: Kombinasi suhu tinggi dan kelembapan membuat udara terasa gerah. Tubuh juga dapat lebih sulit melepaskan panas melalui penguapan keringat.
- Musim gugur: Udara cenderung terasa lebih nyaman ketika suhu mulai menurun, terutama pada Oktober dan November.
- Musim dingin: Kelembapan tetap dapat terasa tinggi, tetapi suhu yang lebih rendah biasanya membuat udara tidak terasa sepanas pada musim panas.
Kelembapan yang tinggi juga dapat menyebabkan pakaian terasa lengket, rambut lebih mudah mengembang, serta permukaan tertentu menjadi lembap. Wisatawan sebaiknya membawa pakaian yang mudah menyerap keringat atau cepat kering, terutama jika berkunjung pada musim panas.
3. Tips Menghadapi Hujan dan Kelembapan Saat Berwisata
Agar perjalanan di Xiamen tetap nyaman, wisatawan dapat melakukan beberapa persiapan berikut:
- Bawa payung lipat atau jas hujan ringan, khususnya jika bepergian pada musim semi dan musim panas.
- Pilih pakaian yang cepat kering agar lebih nyaman ketika berkeringat atau terkena hujan.
- Gunakan alas kaki antiselip untuk mengurangi risiko terpeleset di jalanan yang basah.
- Siapkan aktivitas alternatif di dalam ruangan, seperti mengunjungi museum, pusat perbelanjaan, atau menikmati kuliner lokal ketika hujan deras.
- Periksa prakiraan cuaca dan peringatan topan, terutama sebelum mengunjungi Pulau Gulangyu atau menggunakan transportasi laut.
Ringkasan Cuaca Xiamen
Periode | Karakteristik | Suhu rata-rata |
Februari – April | Sejuk, berubah-ubah, mulai lembap | ±18 – 23°C |
April – Juni | Panas, lembap, hujan meningkat | ±23 – 28°C |
Juli – September | Panas, sangat lembap, hujan & topan | ±28 – 29°C |
Oktober – Januari | Lebih sejuk, cerah dan relatif kering | ±15 – 25°C |
Januari – awal Februari | Periode paling sejuk dan kering | ±16°C |
FAQ Cuaca dan Iklim Xiamen
-
Apakah Xiamen memiliki empat musim?
Ya. Xiamen mengalami musim semi, panas, gugur, dan dingin, tetapi perbedaan suhunya tidak seekstrem kota-kota di Tiongkok bagian utara. -
Kapan Xiamen paling sering hujan?
Periode Mei – Agustus umumnya cukup basah. Juni dan Agustus dapat mencatat curah hujan tinggi, meskipun bulan terbasah dapat berbeda menurut sumber data dan periode pengamatan. -
Apakah Xiamen dingin pada musim dingin?
Musim dinginnya relatif ringan. Suhu siang hari sering berada di sekitar 17–20°C, tetapi pagi, malam, dan kondisi berangin dapat terasa lebih dingin. -
Apakah Xiamen sering terkena topan?
Xiamen berisiko terdampak topan, terutama pada musim panas hingga awal musim gugur. Tidak semua topan akan menghantam kota secara langsung, tetapi cuaca dan transportasi dapat terganggu. -
Kapan waktu terbaik untuk berwisata ke Xiamen?
Oktober – November umumnya menjadi pilihan yang baik karena cuaca relatif nyaman dan curah hujan cenderung lebih rendah dibandingkan musim panas.
Produk terkait
I enjoy exploring new places, trying travel tools, and sharing practical tips that make trips easier for Indonesian travelers.