

Panduan Wisata Hakodate: Tempat Menarik, Kuliner & Tips

Oleh Evana
28 Juli 2026

Hakodate adalah salah satu kota paling populer di Hokkaido yang terkenal dengan perpaduan panorama alam, sejarah, budaya, dan kuliner laut segar. Kota pelabuhan ini menawarkan pemandangan malam yang spektakuler, bangunan bergaya Barat yang bersejarah, hingga kawasan pemandian air panas yang cocok untuk bersantai. Berkat ukurannya yang tidak terlalu besar, sebagian besar tempat wisata di Hakodate juga mudah dijangkau menggunakan trem (streetcar) maupun berjalan kaki.
Tempat Wisata Ikonik di Hakodate
1. Gunung Hakodate (Mount Hakodate)

Gunung Hakodate merupakan landmark paling terkenal di Hakodate dan menjadi destinasi yang hampir selalu masuk dalam daftar kunjungan wisatawan. Dari dek observasi di puncak gunung dengan ketinggian sekitar 334 meter, pengunjung dapat menikmati panorama kota Hakodate yang diapit oleh Teluk Hakodate dan Selat Tsugaru. Pemandangan malam dari sini bahkan dikenal sebagai salah satu night view terbaik di Jepang.
Untuk mencapai puncak, wisatawan dapat menggunakan Hakodate Ropeway yang hanya memerlukan waktu sekitar 3 menit atau berkendara melalui jalan pegunungan yang dibuka pada musim tertentu. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah menjelang matahari terbenam agar dapat menikmati perubahan suasana dari sore hingga malam.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Dek observasi buka sepanjang tahun (jam ropeway dapat berubah sesuai musim, umumnya sekitar pukul 10.00 – 22.00).
- Harga tiket: Dek observasi gratis. Tiket Hakodate Ropeway pulang-pergi sekitar ¥1.800 untuk dewasa dan ¥900 untuk anak-anak.
2. Goryokaku dan Menara Goryokaku

Goryokaku merupakan benteng berbentuk bintang berujung lima yang dibangun pada akhir zaman Edo sebagai benteng pertahanan bergaya Barat pertama di Jepang. Saat ini, kawasan benteng telah diubah menjadi taman kota yang indah dan menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati bunga sakura di Hokkaido.
Untuk melihat bentuk bintang Goryokaku secara sempurna, wisatawan dapat naik ke Menara Goryokaku yang memiliki dek observasi setinggi sekitar 90 meter. Selain panorama benteng, menara ini juga memiliki museum mini yang menceritakan sejarah Pertempuran Hakodate.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional taman: Buka 24 jam.
- Jam operasional Menara Goryokaku: Umumnya pukul 09.00 – 18.00 (dapat diperpanjang pada musim tertentu).
- Harga tiket: Masuk taman gratis. Tiket dek observasi Menara Goryokaku sekitar ¥1.200 untuk dewasa.
3. Kanemori Red Brick Warehouse

Kanemori Red Brick Warehouse merupakan kompleks gudang bata merah yang dibangun pada akhir abad ke-19 dan menjadi simbol perkembangan perdagangan Hakodate sebagai kota pelabuhan internasional. Bangunan bersejarah ini kini telah direvitalisasi menjadi kawasan wisata yang dipenuhi toko suvenir, butik, restoran, kafe, serta galeri seni.
Pada sore hingga malam hari, kawasan ini semakin indah dengan lampu-lampu yang menghiasi bangunan bata merah dan area tepi laut. Selama musim dingin, area ini juga menjadi lokasi berbagai festival dan iluminasi yang menarik.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Sebagian besar toko buka sekitar 09.30 – 19.00 (restoran dapat buka lebih lama).
- Harga tiket: Gratis untuk memasuki kawasan. Biaya hanya dikenakan jika berbelanja atau mengikuti aktivitas tertentu.
4. Hachimanzaka

Hachimanzaka adalah jalan menurun yang menjadi salah satu spot fotografi paling terkenal di Hakodate. Dari puncak jalan, pengunjung dapat melihat pemandangan lurus menuju Pelabuhan Hakodate dengan latar laut yang memukau. Jalan ini dikelilingi pepohonan yang berubah warna sesuai musim sehingga selalu menarik untuk dikunjungi sepanjang tahun.
Hachimanzaka juga berada di kawasan Motomachi yang dipenuhi bangunan bergaya Barat, gereja bersejarah, dan rumah-rumah peninggalan era Meiji. Banyak film, drama, hingga iklan Jepang mengambil gambar di lokasi ini karena suasananya yang klasik dan romantis.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Buka 24 jam.
- Harga tiket: Gratis.

Wisata Sejarah dan Budaya di Hakodate
1. Kawasan Motomachi

Motomachi merupakan distrik bersejarah yang menjadi pusat perkembangan Hakodate setelah pelabuhan kota ini dibuka untuk perdagangan internasional. Kawasan ini dipenuhi jalan berbukit, rumah-rumah bergaya Barat, bangunan konsulat lama, serta gereja-gereja bersejarah yang berdiri berdampingan dengan rumah tradisional Jepang.
Selain menikmati arsitektur klasik, wisatawan juga dapat berjalan santai menyusuri jalan-jalan seperti Hachimanzaka dan Nijukkenzaka yang menawarkan pemandangan indah menuju Pelabuhan Hakodate.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Buka 24 jam.
- Harga tiket: Gratis.
2. Old Public Hall of Hakodate Ward

Old Public Hall of Hakodate Ward merupakan salah satu bangunan paling ikonik di Hakodate. Dibangun pada tahun 1910, gedung bergaya Eropa ini pernah digunakan sebagai balai pemerintahan dan tempat penyelenggaraan acara resmi.
Bangunan bercat biru dan kuning yang elegan ini memiliki interior mewah dengan ruang dansa, balkon luas, dan berbagai koleksi yang menggambarkan kehidupan masyarakat Hakodate pada awal abad ke-20. Dari balkon lantai dua, pengunjung juga dapat menikmati panorama Pelabuhan Hakodate.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Umumnya pukul 09.00 – 18.00 (jam operasional dapat berubah sesuai musim).
- Harga tiket: Sekitar ¥300 – ¥500 untuk dewasa.
3. Former British Consulate of Hakodate

Bekas Konsulat Inggris ini menjadi saksi hubungan diplomatik antara Jepang dan Inggris pada masa awal perdagangan internasional. Kini bangunan tersebut difungsikan sebagai museum yang menampilkan berbagai dokumen sejarah, furnitur klasik, serta koleksi yang menggambarkan kehidupan para diplomat pada era Meiji.
Di dalam kompleks juga terdapat taman bergaya Inggris dan ruang minum teh yang menyajikan suasana khas Eropa.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Umumnya pukul 09.00 – 19.00 (berbeda tergantung musim).
- Harga tiket: Sekitar ¥300 untuk dewasa.
4. Gereja Ortodoks Hakodate (Hakodate Orthodox Church)

Didirikan pada tahun 1860, Gereja Ortodoks Hakodate merupakan salah satu gereja Ortodoks Rusia tertua di Jepang. Bangunan bercat putih dengan kubah hijau ini menjadi salah satu ikon arsitektur Hakodate sekaligus simbol masuknya agama Kristen Ortodoks ke Jepang.
Selain mengagumi keindahan bangunannya dari luar, pengunjung juga dapat memasuki area tertentu untuk menikmati suasana yang tenang dan melihat interior gereja yang sederhana namun elegan.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Umumnya pukul 10.00 – 17.00.
- Harga tiket: Donasi atau biaya masuk sekitar ¥200.
5. Biara Trappistine (Trappistine Convent)

Terletak tidak jauh dari Bandara Hakodate, Trappistine Convent merupakan biara Katolik pertama untuk biarawati di Jepang yang didirikan pada tahun 1898. Kompleks ini dikelilingi taman yang asri dan terkenal dengan suasananya yang damai.
Pengunjung dapat berjalan di area yang dibuka untuk umum, mengunjungi museum kecil yang menceritakan sejarah biara, serta membeli produk buatan para biarawati seperti kue, mentega, permen, dan aneka suvenir khas.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Umumnya pukul 08.00 – 17.00.
- Harga tiket: Area luar gratis, museum dapat dikenakan biaya masuk sekitar ¥300.
Bintang 5
Perjalanan bisnis
Cocok untuk keluarga
Mata air panas
Pusat Kebugaran
Kolam renang
Termasuk Sarapan
Wisata Alam di Hakodate
1. Onuma Quasi-National Park

Onuma Quasi-National Park merupakan destinasi wisata alam paling populer di sekitar Hakodate. Berlokasi sekitar 30 – 40 menit dengan kereta dari pusat kota, taman nasional ini terkenal dengan Danau Onuma dan Danau Konuma yang dihiasi pulau-pulau kecil serta latar belakang Gunung Komagatake.
Setiap musim menawarkan pengalaman yang berbeda. Pada musim semi dan panas, pengunjung dapat bersepeda, berkano, menaiki perahu wisata, atau berjalan di jalur pejalan kaki yang menghubungkan pulau-pulau kecil. Saat musim gugur, kawasan ini dipenuhi dedaunan berwarna merah dan emas, sedangkan pada musim dingin tersedia aktivitas seperti snowshoeing, memancing di atas es, dan naik snowmobile.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Buka 24 jam (aktivitas dan penyewaan peralatan memiliki jam operasional masing-masing).
- Harga tiket: Masuk kawasan gratis. Aktivitas seperti naik perahu, bersepeda, atau kano dikenakan biaya tersendiri.
2. Gunung Hakodate (Mount Hakodate)

Selain terkenal dengan pemandangan malamnya, Gunung Hakodate juga menawarkan panorama alam yang memukau pada siang hari. Dari puncaknya, pengunjung dapat melihat bentuk unik Semenanjung Hakodate yang diapit Teluk Hakodate dan Selat Tsugaru.
Tersedia beberapa jalur pendakian bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana hutan dan udara segar sebelum mencapai dek observasi. Jalur ini biasanya dibuka selama musim semi hingga musim gugur.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Dek observasi buka sepanjang tahun, sementara jalur pendakian mengikuti kondisi cuaca.
- Harga tiket: Gratis untuk area observasi. Tiket Hakodate Ropeway dikenakan biaya bagi pengunjung yang menggunakan kereta gantung.
3. Cape Tachimachi

Cape Tachimachi merupakan tebing di pesisir selatan Hakodate yang menawarkan pemandangan Samudra Pasifik dan garis pantai berbatu yang dramatis. Tempat ini menjadi lokasi favorit untuk menikmati matahari terbit maupun berjalan santai sambil menghirup udara laut.
Karena suasananya yang tenang, Cape Tachimachi cocok bagi wisatawan yang ingin menjauh sejenak dari keramaian pusat kota. Pada hari yang cerah, pengunjung juga dapat melihat kapal-kapal yang melintasi perairan sekitar Hakodate.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Buka 24 jam.
- Harga tiket: Gratis.
4. Hakodate Tropical Botanical Garden

Hakodate Tropical Botanical Garden merupakan kebun raya yang memiliki lebih dari 300 spesies tanaman tropis. Tempat ini paling terkenal karena kolam air panas yang digunakan oleh monyet Jepang (snow monkeys) untuk berendam selama musim dingin, sehingga menjadi daya tarik unik bagi wisatawan.
Selain melihat koleksi tanaman, pengunjung juga dapat menikmati taman bunga musiman, area bermain anak, dan pemandian kaki air panas (ashiyu) yang dapat digunakan secara gratis.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Umumnya pukul 09.30 – 18.00 (jam operasional dapat berubah sesuai musim).
- Harga tiket: Sekitar ¥300 untuk dewasa dan ¥100 untuk anak-anak.
5. Pantai Yunokawa

Terletak di dekat kawasan Yunokawa Onsen, Pantai Yunokawa menawarkan hamparan pasir yang tenang dengan pemandangan Selat Tsugaru. Pantai ini menjadi tempat yang populer untuk berjalan-jalan saat pagi atau sore hari, terutama ketika cuaca cerah.
Pada musim panas, wisatawan dapat menikmati suasana pantai yang sejuk, sementara pada musim dingin area ini menyuguhkan pemandangan laut yang berpadu dengan lanskap bersalju khas Hokkaido.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Buka 24 jam.
- Harga tiket: Gratis.
1761 booked
346 booked
1253 booked
Tempat Belanja dan Oleh-Oleh di Hakodate
1. Kanemori Red Brick Warehouse

Kanemori Red Brick Warehouse merupakan pusat perbelanjaan paling ikonik di Hakodate. Kompleks gudang bata merah yang telah direstorasi ini dipenuhi toko suvenir, butik, toko kerajinan tangan, toko musik box, hingga kafe dan restoran.
Di sini Anda dapat menemukan berbagai produk khas Hokkaido seperti cokelat, keju, kue, aksesori, produk kulit, serta kerajinan lokal yang cocok dijadikan buah tangan. Suasana bangunan bersejarah di tepi pelabuhan juga membuat pengalaman berbelanja terasa lebih menyenangkan.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Setiap hari sekitar 09.30 – 19.00.
- Harga tiket: Gratis masuk kawasan.
2. Hakodate Morning Market (Ekini Market)

Terletak hanya sekitar satu menit berjalan kaki dari Stasiun JR Hakodate, pasar ini merupakan tempat terbaik untuk membeli hasil laut segar maupun oleh-oleh makanan khas Hokkaido.
Selain menikmati seafood seperti kepiting, kerang, salmon, dan cumi-cumi, wisatawan juga dapat membeli produk olahan laut dalam kemasan yang praktis dibawa pulang, seperti seafood kering, rumput laut, atau makanan kaleng khas Hokkaido.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Setiap hari sekitar 06.00 – 14.00.
- Harga tiket: Gratis.
3. Hokkaido Shikisaikan JR Hakodate Branch

Berada di dalam Stasiun JR Hakodate, toko ini menjadi pilihan praktis bagi wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh sebelum melanjutkan perjalanan. Pilihan produknya cukup lengkap, mulai dari camilan khas Hokkaido, cokelat, teh, hingga aneka suvenir bertema Hakodate.
Karena lokasinya sangat strategis, toko ini sering menjadi tempat persinggahan terakhir sebelum naik kereta atau menuju bandara.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Setiap hari sekitar 07.00 – 20.00.
- Harga tiket: Gratis.
4. Hakodate Jiyūichiba

Dikenal sebagai "dapur" masyarakat Hakodate, pasar tradisional ini lebih banyak dikunjungi oleh penduduk lokal dibanding wisatawan. Di sini Anda dapat menemukan seafood berkualitas tinggi, sayuran segar, buah-buahan musiman, hingga berbagai produk makanan lokal dengan harga yang kompetitif.
Bagi wisatawan yang ingin merasakan pengalaman berbelanja seperti warga setempat, Hakodate Jiyūichiba merupakan destinasi yang layak dikunjungi.
Informasi pengunjung:
- Jam operasional: Senin–Sabtu sekitar 08.00 – 17.00.
- Harga tiket: Gratis.
Wisata Kuliner Khas Hakodate
1. Seafood Donburi (Kaisendon)

Seafood donburi atau kaisendon merupakan hidangan paling populer di Hakodate. Semangkuk nasi hangat disajikan dengan aneka seafood segar seperti salmon, tuna, landak laut (uni), telur ikan salmon (ikura), kerang, kepiting, hingga udang.
Tempat terbaik untuk menikmati hidangan ini adalah Hakodate Morning Market, di mana banyak restoran menyajikan seafood yang baru ditangkap setiap pagi.
Harga rata-rata:
- Sekitar ¥1.500 – ¥4.000, tergantung jenis dan jumlah seafood.
2. Shio Ramen Hakodate

Hakodate dikenal sebagai tempat lahirnya shio ramen (ramen kuah garam), salah satu dari tiga gaya ramen utama di Hokkaido. Kuahnya bening, ringan, tetapi kaya rasa karena dibuat dari kaldu ayam, babi, dan seafood.
Shio ramen biasanya disajikan dengan irisan chashu, rebung (menma), daun bawang, telur, dan nori. Rasanya yang tidak terlalu berat membuat hidangan ini cocok dinikmati kapan saja.
Harga rata-rata:
- Sekitar ¥800 – ¥1.300 per mangkuk.
3. Ika Sashimi (Sashimi Cumi-Cumi Segar)

Hakodate dijuluki sebagai "Kota Cumi-Cumi" karena hasil tangkapannya yang melimpah. Salah satu hidangan yang wajib dicoba adalah ika sashimi, yaitu irisan cumi-cumi segar yang disajikan bersama kecap asin dan wasabi.
Beberapa restoran bahkan menyajikan cumi yang masih sangat segar sehingga teksturnya terasa kenyal dan manis.
Harga rata-rata:
- Sekitar ¥1.000 – ¥2.500 per porsi.
4. Lucky Pierrot

Lucky Pierrot adalah restoran burger lokal yang hanya dapat ditemukan di Hakodate dan sekitarnya. Restoran ini sangat populer di kalangan warga lokal maupun wisatawan.
Menu andalannya adalah Chinese Chicken Burger, yaitu burger berisi ayam goreng dengan saus manis-gurih khas. Selain burger, tersedia juga kari, nasi omelet, hingga es krim.
Harga rata-rata:
- Burger mulai dari ¥500 – ¥900.
- Menu lengkap sekitar ¥1.000 – ¥1.500.
5. Kepiting Hokkaido

Hakodate menjadi salah satu tempat terbaik untuk menikmati kepiting segar Hokkaido, seperti king crab (tarabagani), snow crab (zuwaigani), dan hairy crab (kegani).
Kepiting dapat dinikmati dalam berbagai cara, mulai dari direbus, dipanggang, dijadikan sushi, hingga dimasukkan ke dalam hot pot.
Harga rata-rata:
- Mulai sekitar ¥3.000 hingga lebih dari ¥10.000, tergantung jenis dan ukuran kepiting.
6. Uni (Landak Laut)

Uni atau landak laut merupakan salah satu seafood premium yang terkenal di Hokkaido. Uni Hakodate memiliki rasa manis alami, tekstur lembut, dan hampir tidak berbau amis.
Uni biasanya disajikan sebagai topping seafood donburi, sushi, atau sashimi.
Harga rata-rata:
- Sekitar ¥2.000 – ¥5.000, tergantung musim dan kualitas.
7. Dessert dan Produk Susu Hokkaido

Selain makanan laut, Hakodate juga terkenal dengan aneka dessert berbahan susu Hokkaido yang kaya rasa.
Beberapa yang wajib dicoba antara lain:
- Snaffle's Cheese Omelette, cheesecake lembut yang menjadi oleh-oleh khas Hakodate.
- Soft serve ice cream berbahan susu segar Hokkaido.
- Puding susu, yogurt, dan berbagai kue keju lokal.
Harga rata-rata:
- Cheesecake mulai ¥800 – ¥2.000.
- Soft serve sekitar ¥350 – ¥600.
- Satu Arah
- Pulang-Pergi
CGK14.4021h 25m1 stopsCTS14.05Jakarta - Sapporo|Sen, 26 Okt|EVA AirINR 19.827INR 25.75023% offCari23% offINR 25.750INR 19.827
CGK14.4018h 20m1 stopsCTS11.00Jakarta - Sapporo|Kam, 29 Okt|EVA AirINR 19.827INR 25.75023% offCari23% offINR 25.750INR 19.827
CGK14.3022h 30m1 stopsCTS15.00Jakarta - Sapporo|Sel, 20 Okt|EVA AirINR 19.827INR 25.75023% offCari23% offINR 25.750INR 19.827
JKT13:0022h 30mLangsungSPK14:00Jakarta - Sapporo|Mon, Sep 6|Normal AirlineTemukan Penerbangan LainnyaTemukan Penerbangan Lainnya
FAQ Tempat Wisata Populer di Hakodate
-
Berapa hari yang ideal untuk berwisata di Hakodate?
Waktu yang ideal adalah 2 hari 1 malam atau 3 hari 2 malam. Dalam dua hari, Anda dapat mengunjungi destinasi utama seperti Goryokaku, Gunung Hakodate, Motomachi, Kanemori Red Brick Warehouse, dan Hakodate Morning Market tanpa terburu-buru. -
Kapan waktu terbaik mengunjungi Hakodate?
- Musim semi (April–Mei): Bunga sakura bermekaran di Goryokaku.
- Musim panas (Juni–Agustus): Cuaca nyaman untuk berjalan kaki dan menikmati festival.
- Musim gugur (September–November): Dedaunan berubah warna menjadi merah dan kuning.
- Musim dingin (Desember–Februari): Salju, iluminasi, dan pengalaman berendam di onsen.
-
Bagaimana cara berkeliling Hakodate?
Transportasi paling praktis adalah Hakodate City Tram (trem) yang menghubungkan sebagian besar tempat wisata populer. Selain trem, tersedia bus kota, taksi, dan penyewaan mobil bagi wisatawan yang ingin menjelajahi area di luar pusat kota seperti Onuma Quasi-National Park. -
Apakah Gunung Hakodate bisa dikunjungi pada malam hari?
Ya. Justru malam hari merupakan waktu paling populer untuk mengunjungi Gunung Hakodate karena pemandangan lampu kota yang spektakuler. Sebaiknya datang sekitar 30–60 menit sebelum matahari terbenam agar dapat menikmati panorama siang, senja, dan malam sekaligus. -
Apakah Hakodate cocok dikunjungi saat musim dingin?
Ya. Musim dingin merupakan salah satu waktu terbaik untuk menikmati suasana Hakodate yang bersalju. Anda dapat melihat pemandangan malam dari Gunung Hakodate, berendam di Yunokawa Onsen, menyaksikan monyet berendam air panas di Hakodate Tropical Botanical Garden, serta menikmati berbagai festival musim dingin. -
Apakah Hakodate layak dijadikan destinasi saat berkunjung ke Hokkaido?
Tentu saja. Hakodate menawarkan kombinasi lengkap antara wisata alam, sejarah, budaya, kuliner, dan pemandangan malam yang terkenal di dunia. Kota ini juga memiliki akses transportasi yang mudah dan suasana yang lebih tenang dibandingkan kota besar seperti Sapporo, sehingga cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi klasik dan autentik Hokkaido.
Produk terkait
I enjoy exploring new places, trying travel tools, and sharing practical tips that make trips easier for Indonesian travelers.