Tempat Wisata Populer di Al-Ula: Sejarah, Alam & Budaya

Oleh Evana
8 September 2026

Al-Ula merupakan salah satu destinasi wisata yang semakin populer di Arab Saudi. Terletak di kawasan barat laut negara tersebut, Al-Ula menawarkan perpaduan antara lanskap gurun yang menakjubkan, formasi batuan alami, oasis yang subur, serta situs arkeologi yang menyimpan sejarah peradaban selama ribuan tahun.
Tempat Wisata Alam di Al-Ula
1. Elephant Rock (Jabal AlFil)

Elephant Rock atau Jabal AlFil merupakan salah satu formasi batuan paling terkenal di Al-Ula. Batu pasir alami setinggi sekitar 52 meter ini memiliki bentuk yang menyerupai seekor gajah. Bentuk tersebut terbentuk secara alami akibat proses erosi oleh angin, hujan, dan pasir selama jutaan tahun.
Tempat ini sangat populer untuk menikmati pemandangan gurun dan matahari terbenam. Pengunjung juga dapat bersantai di area tempat duduk dan menikmati suasana malam ketika Elephant Rock mulai diterangi.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: sekitar 16.00 – 23.30/00.00 setiap hari.
- Harga tiket masuk: Gratis untuk menikmati Elephant Rock.
- Reservasi: tidak diperlukan untuk kunjungan biasa; walk-in tersedia.
- Catatan: aktivitas atau pengalaman khusus di sekitar Elephant Rock dapat dikenakan biaya tersendiri.
2. AlUla Oasis

AlUla Oasis menawarkan suasana yang sangat berbeda dari gurun dan pegunungan batu di sekitarnya. Kawasan ini dipenuhi pepohonan kurma, lahan pertanian, dan jalur yang memungkinkan wisatawan berjalan kaki sambil menikmati lingkungan oasis.
Oasis telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Al-Ula selama berabad-abad. Saat ini, pengunjung dapat menjelajahi jalur oasis secara mandiri atau mengikuti tur berpemandu untuk mengetahui lebih banyak tentang sejarah serta perannya bagi kehidupan masyarakat setempat.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: jalur oasis dapat diakses siang dan malam.
- Harga tiket masuk: Gratis.
- Tur berpemandu: mulai dari SAR 35 per orang untuk Oasis Heritage Trail.
- Durasi tur: sekitar 90 menit.
- Reservasi: diperlukan untuk tur berpemandu, tetapi tidak untuk berjalan-jalan secara mandiri.
3. Sharaan Nature Reserve

Sharaan Nature Reserve merupakan kawasan konservasi yang memperlihatkan lanskap alami Al-Ula, termasuk lembah, pegunungan batu pasir, dan kawasan gurun. Kawasan ini juga memiliki peran dalam upaya pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati Al-Ula.
Sharaan cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati sisi Al-Ula yang lebih alami dan mengikuti pengalaman wisata alam yang tersedia di kawasan konservasi.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: dapat berbeda berdasarkan tur atau pengalaman yang dipilih.
- Harga tiket: tidak terdapat harga tiket masuk umum yang konsisten untuk sekadar mengunjungi kawasan, pengalaman atau tur tertentu dapat dikenakan biaya.
- Reservasi: sebaiknya dilakukan terlebih dahulu untuk aktivitas atau tur di kawasan ini.
4. Harrat Viewpoint

Harrat Viewpoint merupakan tempat terbaik untuk menikmati panorama Al-Ula dari ketinggian. Berada di atas Harrat Uwayrid, viewpoint ini terletak sekitar 1.219 meter di atas permukaan laut dan menawarkan pemandangan oasis, Dadan, Old Town, serta lanskap di sekitarnya.
Tempat ini sangat menarik dikunjungi pada sore hingga malam hari. Selain menikmati panorama matahari terbenam, pengunjung juga dapat melihat bintang di langit malam.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: 14.00 – 22.00 setiap hari.
- Harga tiket masuk: Gratis.
- Reservasi: tidak diperlukan.
- Parkir: tersedia secara gratis.
5. Wadi AlFann

Wadi AlFann, atau Valley of the Arts, merupakan kawasan lembah yang memadukan lanskap alam Al-Ula dengan karya seni kontemporer. Pegunungan batu pasir dan lembah yang luas menjadi latar bagi berbagai instalasi seni berskala besar.
Karena Wadi AlFann juga menjadi lokasi berbagai program dan instalasi seni yang sifatnya musiman, jam operasional dan harga tiket tidak selalu tetap.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: bergantung pada instalasi atau program yang sedang berlangsung.
- Harga tiket: dapat berbeda berdasarkan acara atau pengalaman yang tersedia.
- Reservasi: beberapa acara atau instalasi membutuhkan tiket dan reservasi terlebih dahulu.

Tempat Wisata Sejarah dan Arkeologi di Al-Ula
1. Hegra (Mada’in Saleh)

Hegra, yang juga dikenal sebagai Mada’in Saleh, merupakan salah satu situs arkeologi paling terkenal di Al-Ula. Situs ini merupakan peninggalan penting dari peradaban Nabataean, yang juga membangun kota Petra di Yordania.
Daya tarik utama Hegra adalah makam-makam monumental yang dipahat langsung pada tebing batu pasir. Salah satu yang paling terkenal adalah Qasr Al-Farid, makam yang berdiri sendiri dan memiliki fasad berukuran besar.
Hegra juga memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi karena ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia UNESCO pertama di Arab Saudi.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: mengikuti jadwal tur dan musim kunjungan.
- Harga tiket: umumnya bergantung pada pengalaman atau tur yang dipilih.
- Reservasi: disarankan atau diperlukan untuk pengalaman Hegra tertentu.
Tips: Karena kawasan Hegra cukup luas, wisatawan biasanya menjelajahinya melalui tur yang telah disediakan daripada berjalan kaki sendiri.
2. Dadan

Dadan merupakan situs arkeologi yang menjadi peninggalan salah satu kerajaan kuno di kawasan Al-Ula. Kerajaan Dadan berkembang sebagai pusat perdagangan penting di Semenanjung Arab dan memiliki hubungan dengan jalur perdagangan kuno.
Di kawasan ini, wisatawan dapat melihat reruntuhan serta peninggalan yang memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat pada masa lalu. Dadan juga menarik karena lokasinya berada di antara formasi pegunungan batu pasir khas Al-Ula.
Kunjungan ke Dadan biasanya dapat dipadukan dengan Jabal Ikmah, sehingga wisatawan dapat melihat peninggalan kerajaan kuno sekaligus berbagai prasasti yang terdapat di kawasan tersebut.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: mengikuti jadwal tur yang tersedia.
- Harga tiket: bergantung pada paket atau pengalaman yang dipilih.
- Reservasi: disarankan untuk dilakukan terlebih dahulu.
3. Jabal Ikmah

Jabal Ikmah sering disebut sebagai salah satu “perpustakaan terbuka” Al-Ula karena memiliki banyak prasasti dan ukiran kuno yang terpahat pada permukaan batu.
Prasasti-prasasti tersebut menjadi sumber penting untuk mempelajari bahasa, budaya, kepercayaan, dan kehidupan masyarakat yang pernah tinggal atau melakukan perjalanan melalui kawasan Al-Ula pada masa lampau.
Bagi wisatawan yang tertarik dengan sejarah, Jabal Ikmah menawarkan pengalaman berbeda karena pengunjung dapat melihat peninggalan tertulis secara langsung di lingkungan alaminya.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: umumnya mengikuti jadwal kunjungan/tur.
- Harga tiket: tergantung pengalaman yang dipilih.
- Reservasi: disarankan, terutama jika mengikuti tur berpemandu.
4. AlUla Old Town

AlUla Old Town merupakan kawasan permukiman bersejarah yang terdiri dari ratusan rumah yang dibangun menggunakan batu bata lumpur. Kawasan ini berkembang selama berabad-abad dan pernah menjadi tempat tinggal masyarakat serta persinggahan para pelancong yang melewati Al-Ula.
Pengunjung dapat berjalan menyusuri gang-gang sempit sambil melihat bangunan tradisional, toko, restoran, dan berbagai ruang budaya. Kawasan ini juga memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat Al-Ula sebelum perkembangan kota modern.
Old Town cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati wisata sejarah sekaligus budaya lokal dalam satu kawasan.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: dapat berbeda menurut area, toko, dan aktivitas.
- Harga tiket: akses ke kawasan dapat berbeda berdasarkan pengalaman atau tur.
- Reservasi: tidak selalu diperlukan untuk berjalan-jalan di area yang terbuka bagi pengunjung.
Bintang 5
Perjalanan bisnis
Cocok untuk keluarga
Mata air panas
Pusat Kebugaran
Kolam renang
Termasuk Sarapan
Tempat Belanja dan Shopping di Al-Ula
1. Old Town Market Street

Old Town Market Street merupakan salah satu tempat yang paling menarik untuk berbelanja sekaligus menikmati suasana bersejarah Al-Ula. Kawasan ini berada di AlUla Old Town, sehingga wisatawan dapat menggabungkan aktivitas shopping dengan berjalan-jalan di antara bangunan tradisional dan gang-gang bersejarah.
Di sepanjang area pasar, terdapat berbagai toko yang menjual kerajinan lokal, pakaian dan aksesori, perhiasan, karya seni, produk kecantikan, makanan lokal, kopi, serta suvenir.
Informasi kunjungan:
- Jam operasional: sekitar 09.00 – 13.00 dan 15.00 – 00.00 setiap hari.
- Parkir: tersedia di North Parking dan gratis.
- Cocok untuk: mencari oleh-oleh, kerajinan, makanan lokal, dan menikmati suasana kota tua.
2. Tomoor AlUla

Bagi wisatawan yang ingin membawa pulang kurma khas Arab Saudi, Tomoor AlUla bisa menjadi pilihan. Toko ini menawarkan berbagai jenis kurma, termasuk kurma isi, kurma berlapis cokelat, truffle, hingga ma'moul.
Produk-produknya tersedia dalam kemasan yang cocok untuk oleh-oleh sehingga praktis dibawa pulang. Kurma juga menjadi salah satu produk yang memiliki kaitan erat dengan kehidupan oasis di Al-Ula.
Cocok untuk: oleh-oleh makanan, hadiah untuk keluarga, dan pencinta kurma.
3. Madrasat Addeera

Jika mencari oleh-oleh yang lebih unik daripada suvenir biasa, Madrasat Addeera dapat menjadi pilihan. Tempat ini berkaitan dengan pusat seni dan desain Al-Ula serta menampilkan hasil karya pengrajin lokal.
Produk yang dapat ditemukan antara lain keramik buatan tangan, keranjang dari daun palem, perhiasan perak, lilin alami, dan berbagai kerajinan tradisional yang dikemas dengan sentuhan desain modern.
Cocok untuk: wisatawan yang mencari kerajinan tangan dan produk bernilai seni.
4. Saudi Artisanal Company

Saudi Artisanal Company berada di kawasan Old Town dan menawarkan berbagai produk yang terinspirasi dari budaya serta lingkungan Al-Ula.
Produk yang ditawarkan mencakup keramik, tekstil tenun, dekorasi rumah bernuansa heritage, aksesori, dan berbagai hadiah. Toko ini juga mendukung pengrajin Arab Saudi dengan menghadirkan produk yang dibuat menggunakan keterampilan kerajinan lokal.
Cocok untuk: membeli suvenir yang memiliki unsur seni dan budaya lokal.
- Satu Arah
- Pulang-Pergi
CGK00.4525h 10m1 stopsULH21.55Jakarta - Al-`Ula|Rab, 7 Okt|Emirates£572£88736% offCari36% off£887£572
CGK17.5051h 40m2 stopsULH17.30Jakarta - Al-`Ula|Rab, 7 Okt|Batik Air Malaysia£629£88728% offCari28% off£887£629
CGK19.5049h 40m2 stopsULH17.30Jakarta - Al-`Ula|Rab, 7 Okt|Malaysia Airlines£647£88727% offCari27% off£887£647
JKT13:0049h 40mLangsungULH14:00Jakarta - Al-`Ula|Mon, Sep 6|Normal AirlineTemukan Penerbangan LainnyaTemukan Penerbangan Lainnya
FAQ Tempat Wisata di Al-Ula
-
Apa tempat wisata terbaik di Al-Ula untuk pertama kali berkunjung?
Untuk kunjungan pertama, Hegra dan Elephant Rock dapat menjadi pilihan utama. Hegra menawarkan pengalaman melihat peninggalan peradaban Nabataean, sedangkan Elephant Rock merupakan salah satu formasi batuan alami paling ikonik di Al-Ula. AlUla Old Town juga layak dikunjungi untuk menikmati suasana kawasan bersejarah. -
Apakah pengunjung boleh memanjat Elephant Rock?
Tidak. Pengunjung tidak diperbolehkan memanjat Elephant Rock untuk membantu menjaga formasi batuan alami tersebut. Namun, wisatawan tetap dapat mengambil foto dan menikmati pemandangan dari area yang telah disediakan. -
Apakah ada tur berpemandu di AlUla Old Town?
Ada. Pengunjung dapat mengikuti tur bersama pemandu lokal atau Rawi storyteller untuk mengetahui lebih banyak mengenai sejarah, jalur perdagangan, kehidupan masyarakat, dan bangunan bersejarah di Old Town. Tur Old Town saat ini tercantum mulai dari SAR 70 per orang. -
Berapa hari yang ideal untuk liburan di Al-Ula?
Untuk kunjungan pertama, sekitar 2 – 4 hari dapat memberikan waktu yang cukup untuk mengunjungi destinasi utama seperti Hegra, Elephant Rock, Old Town, Dadan, Jabal Ikmah, dan beberapa kawasan alam. Wisatawan yang ingin mengikuti lebih banyak aktivitas petualangan, seni, kuliner, atau wellness dapat mempertimbangkan waktu yang lebih panjang. -
Kapan waktu terbaik untuk mengunjungi Al-Ula?
Musim dengan cuaca yang lebih sejuk umumnya lebih nyaman untuk menjelajahi Al-Ula dan melakukan aktivitas luar ruangan. Waktu sore juga menarik untuk mengunjungi tempat seperti Elephant Rock karena cahaya matahari menjelang terbenam membuat warna formasi batu semakin indah. -
Apakah perlu memesan tiket tempat wisata di Al-Ula terlebih dahulu?
Untuk sejumlah situs dan pengalaman, terutama Hegra, disarankan memesan tiket atau tur terlebih dahulu karena jumlah kunjungan dapat dibatasi dan aksesnya dilakukan melalui pengalaman yang telah diatur. Experience AlUla juga menyediakan pusat pengunjung di beberapa lokasi untuk membantu pemesanan dan informasi. -
Apakah Al-Ula aman untuk wisatawan?
Al-Ula merupakan destinasi wisata yang dikembangkan untuk menerima wisatawan internasional. Meski demikian, wisatawan tetap disarankan mengikuti aturan setempat, menjaga lingkungan, menghormati situs bersejarah, serta mematuhi petunjuk pemandu ketika mengunjungi kawasan arkeologi.
Produk terkait
I enjoy exploring new places, trying travel tools, and sharing practical tips that make trips easier for Indonesian travelers.