

Kartu Kedatangan Australia: Panduan Lengkap untuk Wisatawan Indonesia

Oleh Rama
19 Oktober 2026

Cek cara mendapatkan Arrival Card Australia versi digital maupun kertas di sini! Pelajari siapa saja yang wajib mengisi Kartu Kedatangan Australia (Incoming Passenger Card/IPC), di mana mendapatkannya, bagaimana cara mengajukannya secara online, serta apa saja persyaratan masuk Australia yang perlu disiapkan wisatawan Indonesia — semua ada di panduan lengkap ini! 🎒✈️
Dokumen ini adalah syarat wajib bagi setiap orang yang memasuki wilayah Australia, termasuk Warga Negara Indonesia (WNI). Yuk, simak panduan lengkapnya agar perjalananmu ke Australia berjalan mulus tanpa hambatan di imigrasi! 🌟
Tiket pesawat ke Australia
























Apa itu Kartu Kedatangan Australia (Australia Arrival Card)?

Kartu Kedatangan Australia (secara resmi disebut Incoming Passenger Card atau Digital Passenger Declaration/DPD) adalah dokumen wajib bagi semua penumpang internasional yang memasuki Australia. Dokumen ini mengumpulkan informasi penting mengenai identitas, detail perjalanan, dan barang yang Anda bawa ke dalam negara tersebut, membantu Australian Border Force (ABF) dan otoritas biosekuriti mengelola pemeriksaan imigrasi dengan efisien.
Mulai tahun 2026, Australia beralih sepenuhnya ke Kartu Kedatangan (DPD) digital, menggantikan formulir kertas tradisional. Sistem digital ini lebih cepat, lebih ramah lingkungan, dan mengurangi kesalahan manual, dengan sinkronisasi informasi real-time ke sistem pemeriksaan imigrasi . Formulir kertas hanya tersedia sebagai cadangan bagi penumpang yang tidak dapat mengakses sistem digital tersebut.
Apakah Saya Memerlukan Kartu Kedatangan Australia?

Dalam kebanyakan kasus, ya — semua pelancong internasional (termasuk turis, pengunjung bisnis, dan penumpang transit) yang memasuki Australia wajib mengisi Arrival Card, baik digital maupun kertas:
- Pemegang Kartu Izin Tinggal Tetap WNA Republik Rakyat Tiongkok
- Pemegang Izin Perjalanan Tiongkok untuk Warga Hong Kong dan Macau (Warga Negara Non-Tiongkok)
- Traveler dengan visa grup atau yang memenuhi syarat untuk masuk bebas visa grup
- Penumpang transit yang berada di dalam area terbatas bandara selama 24 jam atau kurang
- Penumpang yang naik dan turun di kapal pesiar yang sama
- Penumpang yang menggunakan jalur masuk jalur cepat
- Pegawai asing alat angkut keluar-masuk
Catatan: Meskipun Anda memenuhi syarat untuk kebijakan bebas visa Australia tahun 2026 (untuk wisatawan China jangka pendek), Anda tetap perlu mengisi Kartu Kedatangan.
Di mana Anda bisa mendapatkan Kartu Kedatangan Australia?
Pada tahun 2026, Kartu Kedatangan (DPD) digital Australia menjadi pilihan utama, dengan dua metode akses yang praktis:
- Aplikasi Qantas: Bagi penumpang yang terbang dengan Qantas, DPD dapat diselesaikan langsung di aplikasi, dengan sebagian besar detail perjalanan yang terisi otomatis demi kenyamanan.
- Program mini/platform resmi: Traveler dapat menggunakan program mini Alipay “Daqian” untuk menyelesaikan aplikasi digital (tersedia untuk traveler China).
Kartu Kedatangan kertas tersedia sebagai cadangan: Anda dapat memintanya dari awak kabin selama penerbangan Anda ke Australia atau mengambilnya di konter imigrasi bandara.
Cara mengajukan dan mengisi Kartu Kedatangan Australia online

Aplikasi Kartu Kedatangan (DPD) digital ini sederhana dan memakan waktu 5–10 menit. Ikuti langkah-langkah berikut (menggunakan program mini Alipay “Daqian” sebagai contoh):
- Buka Alipay dan cari "Daqian" (达签) untuk mengakses program mini tersebut.
- Pilih "Australia" sebagai negara destinasi.
- Pilih paket pengajuan yang sesuai (sesuaikan dengan tujuan perjalanan Anda: Wisata, bisnis, dll.).
- Isi informasi yang diperlukan dengan akurat:
- Data pribadi (nama, tanggal lahir, nomor paspor, informasi kontak) – sesuaikan dengan paspor Anda.
- Detail perjalanan (nomor penerbangan, tanggal kedatangan, alamat akomodasi di Australia).
- Deklarasi biosekuriti: Deklarasikan dengan jujur item seperti makanan, tanaman, obat-obatan, atau uang tunai di atas AUD 10.000 .
- Ajukan permohonan dan bayar biaya terkait (jika berlaku).
- Dapatkan kode QR digital melalui email atau mini-program – simpan di ponsel Anda (tidak perlu dicetak) .
Catatan Penting: Semua informasi harus dalam bahasa Inggris, dan kesalahan (contoh: salah ketik nama, nomor paspor yang salah) dapat menyebabkan penundaan atau penolakan masuk .
Apa saja syarat masuk ke Australia sebagai wisatawan?
Untuk masuk ke Australia sebagai wisatawan pada tahun 2026, Anda memerlukan dokumen dan persyaratan berikut :
- Paspor yang masih berlaku (masih berlaku minimal 6 bulan dari tanggal kedatangan Anda, kecuali untuk warga negara AS yang hanya memerlukan paspor yang masih berlaku) .
- Kartu Kedatangan Australia yang telah diisi (DPD digital atau formulir kertas) .
- Visa atau persetujuan bebas visa: Wisatawan China yang memenuhi syarat dapat menggunakan kebijakan bebas visa tahun 2026 (masa inap hingga 90 hari) .
- Dokumen pendukung (jika diminta): Tiket penerbangan pulang-pergi, konfirmasi pemesanan hotel, dan bukti dana yang cukup untuk masa inap Anda .
- Kepatuhan terhadap aturan biosekuriti: Tidak ada item terlarang (misalnya: Makanan segar, tanaman, dan obat-obatan yang tidak disetujui) atau deklarasikan semua item yang dibatasi .
Kapan harus mengisi Kartu Kedatangan Australia?
Anda wajib mengisi Kartu Kedatangan Australia dalam waktu 72 jam sebelum kedatangan Anda di Australia. Ketentuan ini berlaku untuk formulir digital maupun kertas.
Untuk DPD digital: Selesaikan secara online 3 hari sebelum penerbangan Anda untuk menghindari keterlambatan di menit terakhir. Sistem akan memproses permohonan dalam 1–2 jam, sehingga Anda memiliki waktu untuk memperbaiki kesalahan jika diperlukan .
Untuk formulir kertas: Anda dapat mengisinya selama penerbangan (awak kabin akan membagikannya), namun disarankan untuk menyelesaikannya lebih awal (online) agar hemat waktu di imigrasi .
Cara masuk ke Australia dengan Kartu Kedatangan
Setelah melengkapi Kartu Kedatangan Anda, ikuti langkah-langkah berikut untuk masuk ke Australia dengan lancar:
- Turun dari pesawat dan lanjutkan ke imigrasi.
- Pilih antara ePassport (layanan mandiri) atau imigrasi manual:
- Layanan mandiri: Masukkan ePassport Anda ke dalam mesin, lakukan pengenalan wajah, dan ambil bukti izin masuk berwarna kuning (simpan dengan baik) .
- Manual: Tunjukkan paspor Anda, Kartu Kedatangan (kode QR digital atau kertas), dan persetujuan visa/bebas visa kepada petugas ABF.
- Ambil bagasi Anda dari ban berjalan bagasi.
- Menuju ke Bea Cukai:
- Tidak ada barang untuk dideklarasikan: Ambil jalur hijau "Nothing to Declare" .
- Barang deklarasi: Ambil jalur merah "Declare" dan tunjukkan barang Anda untuk diperiksa .
- Keluar dari bandara dan mulailah perjalanan Anda!
2592 booked
483616 booked
36158 booked
485618 booked
373291 booked
443901 booked
161710 booked
36158 booked
Tips dan kesalahan umum yang harus dihindari terkait Kartu Kedatangan Australia

Tips Bermanfaat Kartu Kedatangan Australia
- Lengkapi Kartu Kedatangan digital 72 jam sebelumnya untuk menghindari kesalahan akibat terburu-buru .
- Simpan kode QR digital di ponsel Anda (ambil screenshot) untuk berjaga-jaga jika koneksi internet buruk di bandara .
- Harap tiba di bandara 3 jam sebelum penerbangan Anda agar memiliki waktu untuk imigrasi dan bea cukai .
- Kenali aturan biosekuriti Australia agar Anda tidak membawa item terlarang .
Kesalahan Umum Kartu Kedatangan Australia
- Deklarasi palsu: Tidak mendeklarasikan barang yang dibatasi (misalnya: makanan, uang tunai di atas AUD 10.000) dapat mengakibatkan denda (minimal AUD 340), tuntutan pidana, atau deportasi .
- Informasi tidak akurat: Salah ketik pada nama, nomor paspor, atau detail penerbangan dapat menyebabkan penundaan masuk atau penolakan .
- Menunggu hingga menit terakhir: Mengisi Kartu Kedatangan di pesawat atau di bandara meningkatkan risiko kesalahan .
- Menyembunyikan uang tunai: Menyembunyikan uang tunai yang melebihi batas (alih-alih melaporkannya) dapat mengakibatkan penyitaan .
- Mengabaikan pengecualian: Mengasumsikan Anda tidak memerlukan Kartu Kedatangan (tanpa memenuhi syarat pengecualian) dapat menyebabkan masalah saat masuk .
[Diskon 10%] Pesan Hotel Diskon di Australia
Hotel Terbaik di Australia
NO.1
Hotel in Melbourne
NO.2
Hotel in
NO.3
Hotel in Melbourne
NO.4
Hotel in Melbourne
NO.5
Hotel in Melbourne
NO.6
Hotel in Melbourne
NO.7
Hotel in
NO.8
Hotel in Melbourne
NO.1
Hotel in Sydney
NO.2
Hotel in Sydney
NO.3
Hotel in Sydney
NO.4
Hotel in Sydney
NO.5
Hotel in Sydney
NO.6
Hotel in North Sydney
NO.7
Hotel in Sydney
NO.8
Hotel in Sydney
NO.1
Hotel in Perth
NO.2
Hotel in Perth
NO.3
Hotel in
NO.4
Hotel in Perth
NO.5
Hotel in
NO.6
Hotel in Perth
NO.7
Hotel in
NO.8
Hotel in FAQ – Pertanyaan Umum tentang Kartu Kedatangan Australia
-
Apakah Australia memerlukan Arrival Card?
Ya! Semua pelancong internasional yang memasuki Australia — termasuk wisatawan Indonesia — wajib mengisi Australia Arrival Card (Incoming Passenger Card/IPC), kecuali memenuhi salah satu dari 7 kategori pengecualian yang berlaku. -
Apakah ada Arrival Card digital untuk Australia?
Ya! Australia kini menggunakan sistem Digital Passenger Declaration (DPD) sebagai metode utama. Kamu bisa mengisinya di dpd.homeaffairs.gov.au atau melalui aplikasi Qantas. Formulir kertas hanya tersedia sebagai cadangan. -
Di mana mendapatkan Australia Arrival Card?
Untuk versi digital, kunjungi dpd.homeaffairs.gov.au. Untuk formulir fisik, minta kepada awak kabin selama penerbangan atau ambil di konter imigrasi bandara Australia. -
Apa syarat masuk Australia sebagai turis?
Kamu memerlukan: paspor berlaku minimal 6 bulan, visa Australia (Tourist Visa Subclass 600 untuk WNI), Australia Arrival Card (DPD), bukti akomodasi, bukti keuangan yang cukup, dan tiket pulang ke Indonesia. -
Bagaimana cara mengajukan Australia Arrival Card digital?
Kunjungi dpd.homeaffairs.gov.au, klik "Create Declaration", isi data pribadi dan detail perjalanan sesuai paspor, jawab pertanyaan deklarasi biosekuriti, lalu simpan QR Code yang dihasilkan. Proses membutuhkan sekitar 5–10 menit.
🎯 Kesimpulan
Mengisi Kartu Kedatangan Australia (Australia Arrival Card / Incoming Passenger Card) adalah langkah wajib yang tidak boleh diabaikan oleh setiap wisatawan Indonesia yang berkunjung ke Australia. Dengan memahami cara mendapatkannya — baik versi digital (DPD) maupun kertas — siapa saja yang wajib mengisinya, kapan waktu terbaik untuk mengisi (dalam 72 jam sebelum kedatangan), serta hal-hal yang perlu dideklarasikan, perjalananmu ke Australia dijamin akan berjalan lebih lancar dan menyenangkan! 🌟
Produk terkait
Kartu Kedatangan Australia-Trip.com
- 1. Apa itu Kartu Kedatangan Australia (Australia Arrival Card)?
- 2. Apakah Saya Memerlukan Kartu Kedatangan Australia?
- 3. Di mana Anda bisa mendapatkan Kartu Kedatangan Australia?
- 4. Cara mengajukan dan mengisi Kartu Kedatangan Australia online
- 5. Apa saja syarat masuk ke Australia sebagai wisatawan?
- 6. Kapan harus mengisi Kartu Kedatangan Australia?
- 7. Cara masuk ke Australia dengan Kartu Kedatangan
- 8. Tips dan kesalahan umum yang harus dihindari terkait Kartu Kedatangan Australia
- 9. [Diskon 10%] Pesan Hotel Diskon di Australia
- 10. FAQ – Pertanyaan Umum tentang Kartu Kedatangan Australia
- 11. 🎯 Kesimpulan