> > >

Terbang dari Swedia ke Malta: Informasi yang Perlu Diketahui

Harga penerbangan langsung termurah Rp 639.761
Harga tiket pulang-pergi termurah Rp 1.238.248
Musim ramai pengunjung Februari
Musim sepi pengunjung Juni
Maskapai populer Lufthansa
Bulan termurah Oktober

Cari Penerbangan dari Swedia ke Malta

Bandingkan penerbangan dari Swedia ke Malta dengan mudah dan temukan tiket termurah yang tersedia!

Temukan Penerbangan Termurah ke Malta dari Swedia

Sedang mencari penerbangan murah dari Swedia ke Malta? Lihat deretan harga menarik ini untuk 90 hari ke depan, mulai dari Rp 639.762 untuk tiket sekali jalan dan Rp 1.238.248 untuk tiket pulang-pergi.

  • Pulang-Pergi
  • Satu Arah

Harga yang dicoret dihitung berdasarkan harga rata-rata rute terkait di Trip.com.

Pertanyaan Umum: Penerbangan dari Swedia ke Malta

  • Kapan waktu termurah untuk terbang dari Swedia ke Malta?

    Kalender penerbangan kami menunjukkan bahwa tanggal perjalanan termurah selama 90 hari ke depan adalah pada tanggal 2025-04-22 untuk penerbangan sekali jalan.
  • Berapa harga tiket pesawat termurah ke Malta dari Swedia?

    Penerbangan pulang-pergi termurah dari Swedia ke Malta adalah melalui rute Stockholm ke Malta, dengan harga mulai dari Rp 1.176.335 untuk perjalanan pulang-pergi antara tanggal 2025-04-04 dan 2025-04-11.
  • Berapa lama waktu penerbangan ke Malta dari Swedia?

    Berdasarkan data penerbangan kami, waktu penerbangan rata-rata dari Swedia ke Malta adalah sekitar 4 jam, dihitung berdasarkan rute terpopuler kami dari Stockholm ke Malta. Waktu ini dapat bervariasi, tergantung destinasi Anda.
  • Apa maskapai termurah yang terbang ke Malta dari Swedia?

    Maskapai penerbangan termurah yang terbang ke Malta dari Swedia adalah Ryanair, dengan rute dari Stockholm ke Malta.
  • Maskapai apa yang terbang dari Swedia ke Malta?

    Ryanair adalah maskapai yang sering terbang dari Swedia ke Malta. Harga keseluruhan bervariasi, tergantung destinasi dan tanggal perjalanan Anda. Maskapai budget umumnya menawarkan harga yang lebih rendah ke Australia, tetapi mereka mungkin membatasi alokasi bagasi, mengurangi layanan di pesawat, serta menempuh waktu perjalanan yang lebih lama ke bandara sekunder.