https://id.trip.com/blog/visa-arab-saudi/

Visa Arab Saudi 2026 untuk WNI: Syarat, Jenis Visa, Biaya, Cara Apply & Info Lengkap

Konten

  • Visa Arab Saudi 2026 untuk WNI: Syarat, Jenis Visa, Biaya, Cara Apply & Info Lengkap
  • Apakah WNI Memerlukan Visa untuk Ke Arab Saudi?
  • Jenis Visa Arab Saudi untuk WNI
  • Paling sering diajukan oleh WNI: Visa Umroh dan Visa Wisata.
    • Visa Umroh | Informasi Lengkap
  • Visa Umroh | Berapa Lama Masa Berlaku?
  • Harga Visa Umroh | Rincian Biaya Terbaru
  • Syarat Umum Visa Arab Saudi
    • Dokumen Wajib:
  • Syarat Khusus Visa Umroh
  • Syarat Khusus Visa Wisata (Tourist Visa)
  • Biaya Visa Arab Saudi 2026
    • 1. Biaya Visa Umroh (via Travel)
    • 2. Biaya Visa Wisata (Online)
    • 3. Biaya Visa Transit (96 Jam)
  • Cara Mengajukan Visa Umroh
  • Cara Mengajukan Visa Wisata Arab Saudi
  • Visa Transit Arab Saudi
  • Negara yang Bebas Visa ke Arab Saudi
  • Tips Agar Visa Disetujui
  • Selengkapnya


visa arab saudi

(sumber: Google)

Bagi Anda yang berencana untuk umroh atau berwisata ke Arab Saudi, perlu diketahui bahwa Warga Negara Indonesia (WNI) wajib memiliki visa untuk masuk ke Kerajaan Arab Saudi. Selain paspor, visa Saudi menjadi dokumen penting yang harus Anda siapkan sebelum perjalanan.

Panduan ini menyajikan informasi lengkap mengenai berbagai jenis visa Arab Saudi, mulai dari visa umroh, visa wisata, hingga visa transit. Termasuk syarat dokumen, biaya resmi, masa berlaku visa umroh, serta panduan langkah demi langkah proses pengajuan. Dengan mengikuti panduan ini, proses permohonan visa akan menjadi lebih mudah dan peluang disetujuinya pun semakin besar.


Sebagai Warga Negara Indonesia (WNI), Anda wajib memiliki visa untuk berkunjung ke Arab Saudi. Hingga saat ini, Indonesia tidak termasuk dalam daftar negara dengan kebijakan bebas visa ke Arab Saudi.

Artinya, setiap perjalanan ke Arab Saudi, baik untuk umroh, wisata, bisnis, maupun studi, tetap membutuhkan pengajuan visa resmi. Proses pengajuan visa dilakukan melalui agen perjalanan resmi (untuk visa umroh) atau secara online (untuk visa wisata) melalui platform resmi Kementerian Luar Negeri Arab Saudi.


⏳ Tips Penting: Ajukan visa jauh hari sebelum keberangkatan, minimal 3-4 minggu, agar dokumen diproses tepat waktu dan Anda memiliki visa yang valid sebelum terbang ke Arab Saudi.



Secara umum, visa Arab Saudi untuk WNI terbagi menjadi beberapa jenis:



Jenis Visa Tujuan
Visa Umroh Ibadah umroh
Visa Wisata(TouristVisa) Berlibur,mengunjungi Tempat wisata
Visa Bisnis Kunjungan bisnis,rapat,negoisasi
Visa Kerja Bekerja di arab saudi
Visa Studi Kuliah atau kursus di saudi
Visa Transit Melewati Saudi menuju negara lain
Visa Keluarga Mengunjungi keluarga yang tinggal di saudi





Visa Umroh adalah visa khusus yang diterbitkan untuk WNI yang ingin melaksanakan ibadah umroh ke Tanah Suci, Mekkah dan Madinah.


Karakteristik Visa Umroh:

Aspek Keterangan
Tujuan Ibadah umroh (tidak bisa untuk haji)
Masa berlaku 30 hari sejak tanggal masuk
Wilayah Mekkah, Madinah, dan sekitarnya
Pendamping Wajib melalui agen perjalanan resmi
Izin tinggal Tidak bisa bekerja atau berbisnis


Aturan Penting Visa Umroh:


  1. Wajib melalui travel umroh resmi yang memiliki izin dari Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji Saudi.
  2. Tidak bisa digunakan untuk haji. Jika ingin haji, harus mengajukan visa haji terpisah melalui kuota resmi.
  3. Harus pulang sebelum visa habis. Overstay akan dikenakan denda berat.

Pertanyaan yang paling sering diajukan: "Visa umroh berlaku berapa lama?"


Periode Keterangan
Masa berlaku visa 30 hari (1 bulan) sejak tanggal masuk ke Arab Saudi
Batas maksimal tinggal 30 hari, tidak bisa diperpanjang secara otomatis
Perpanjangan Hanya bisa dengan pengajuan khusus dan biaya tambahan

Contoh perhitungan:

Jika Anda masuk Arab Saudi tanggal 1 April 2026, maka visa umroh Anda berlaku hingga 30 April 2026.
Anda harus sudah keluar dari Arab Saudi maksimal tanggal 30 April pukul 23.59.

⚠️ Peringatan: Jika overstay (melebihi masa berlaku), denda yang dikenakan sekitar SAR 1.000 (Rp 4.000.000 - Rp 4.500.000) untuk 1-15 hari pertama, dan denda bertambah setiap harinya.



Harga visa umroh tidak berdiri sendiri, tetapi biasanya sudah termasuk dalam paket perjalanan umroh yang ditawarkan travel. Namun berikut rincian biaya resmi visa umroh dari pemerintah Saudi:


Rincian Biaya Visa Umroh (Resmi Pemerintah):



Komponen Biaya Harga (SAR) Harga (Rp)
Biaya visa umroh SAR 300 ± Rp 1.200.000
Asuransi kesehatan SAR 180 ± Rp 720.000
Biaya administrasi SAR 20 ± Rp 80.000
Total resmi visa SAR 500 ± Rp 2.000.000

*Kurs: 1 SAR ≈ Rp 4.000 (estimasi, dapat berubah)


Biaya Tambahan (melalui travel):

Komponen Perkiraan biaya
Biaya jasa travel Rp 500.000 - Rp 1.500.000
Fotokopi & administrasi Rp 100.000 - Rp 200.000
Total estimasi paket visa Rp 2.600.000 - Rp 3.700.000

Catatan: Harga di atas adalah biaya visa saja, belum termasuk tiket pesawat, akomodasi, transportasi, dan konsumsi selama di Arab Saudi.


⏳ Update biaya: Selalu cek informasi terbaru dari travel umroh resmi atau Kementerian Agama RI karena biaya dapat berubah sewaktu-waktu.



Untuk mengajukan visa Arab Saudi (baik umroh maupun wisata), WNI perlu menyiapkan dokumen berikut:


Dokumen Keterangan
Paspor asli Berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan
Fotokopi paspor Halaman biodata dan halaman yang sudah dipakai (jika ada)
Pas foto 2-4 lembar, latar putih, ukuran 4x6 cm, terbaru
Formulir aplikasi visa Diisi lengkap dan ditandatangani
Tiket pesawat pulang-pergi Harus sudah terkonfirmasi
Bukti akomodasi Reservasi hotel di Mekkah/Madinah (untuk wisata)
Bukti keuangan Rekening koran 3 bulan terakhir (minimal saldo tertentu)

Untuk Wanita:


Usia Persyaratan Tambahan
< 45 tahun Wajib didampingi mahram (suami/ayah/saudara laki-laki)
≥ 45 tahun Bisa tanpa mahram asal bergabung dalam rombongan resmi


Selain syarat umum, visa umroh memiliki persyaratan tambahan:


Dokumen Keterangan
Surat pendaftaran dari travel Travel umroh resmi yang terdaftar di Kemenag RI
Sertifikat vaksin meningitis Vaksin minimal 10 hari sebelum keberangkatan, maksimal 3 tahun
Paspor khusus umroh Banyak travel mensyaratkan paspor baru (minimal 2 halaman kosong)
Bukti pembayaran paket umroh Lunas atau DP minimal 50% (tergantung travel)

Vaksin Meningitis:


Wajib bagi semua jemaah umroh.
Vaksin dilakukan minimal 10 hari sebelum keberangkatan.
Masa berlaku vaksin 3 tahun.
Vaksin bisa didapat di: Klinik Vaksinasi Haji (Kemenkes), rumah sakit besar, atau klinik perjalanan internasional.


Arab Saudi mulai membuka visa wisata untuk WNI sejak 2019. Berikut persyaratannya:


Dokumen Keterangan
Paspor Berlaku minimal 6 bulan
Formulir online Diisi melalui platform resmi Saudi (ksavisa.sa)
Asuransi perjalanan Wajib, bisa dibeli bersamaan dengan visa
Bukti akomodasi Reservasi hotel
Bukti keuangan Rekening koran atau kartu kredit

Keunggulan visa wisata Saudi:

Multiple entry (bisa masuk-keluar berkali-kali)
Masa berlaku 1 tahun
Maksimal tinggal 90 hari per kunjungan


Berikut rincian biaya visa Arab Saudi untuk berbagai jenis visa:



Komponen Biaya (Rp)
Visa fee (resmi Saudi) ± Rp 1.200.000
Asuransi kesehatan ± Rp 720.000
Biaya administrasi travel Rp 500.000 - Rp 1.500.000
Total estimasi Rp 2.500.000 - Rp 3.500.000

Komponen Biaya (SAR) Biaya (Rp)
Visa fee SAR 300 ± Rp 1.200.000
Asuransi SAR 180 ± Rp 720.000
Biaya transaksi SAR 20 ± Rp 80.000
Total SAR 500 ± Rp 2.000.000




Komponen Biaya (SAR) Biaya (Rp)
Visa transit SAR 100 ± Rp 400.000
Total SAR 100 ± Rp 400.000

⚠️ Catatan penting:

Biaya di atas dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan pemerintah Saudi.
Biaya visa wisata bisa dibayar online menggunakan kartu kredit internasional (Visa/Mastercard).



Karena visa umroh wajib melalui travel resmi, berikut langkah-langkahnya:

Langkah 1: Pilih Travel Umroh Resmi

Pastikan travel memiliki izin dari Kementerian Agama RI dan Kementerian Haji Saudi.
Cek reputasi travel melalui ulasan dan rekomendasi.
Bandingkan paket umroh yang ditawarkan (harga, fasilitas, hotel, dll).

Langkah 2: Daftar dan Bayar DP


Isi formulir pendaftaran.
Bayar DP atau lunas sesuai ketentuan travel.
Travel akan memberikan daftar dokumen yang perlu disiapkan.

Langkah 3: Siapkan Dokumen


Paspor (minimal 6 bulan berlaku).
Pas foto 4x6 cm latar putih (4 lembar).
Fotokopi KTP dan KK.
Buku vaksin meningitis (asli dan fotokopi).

Langkah 4: Travel Mengajukan Visa ke Pihak Saudi


Travel akan mengirimkan dokumen Anda ke sistem Saudi secara online.
Proses biasanya memakan waktu 3-7 hari kerja.
Travel akan menginformasikan jika visa sudah keluar.

Langkah 5: Visa Diterbitkan


Visa umroh biasanya berbentuk digital (e-visa) atau stiker di paspor.
Travel akan mengirimkan salinan visa ke Anda.
Pastikan semua data di visa sudah sesuai (nama, paspor, tanggal).

Langkah 6: Persiapan Keberangkatan


Booking tiket pesawat (biasanya sudah termasuk paket travel).
Siapkan perlengkapan ibadah (ihram, mukena, sajadah, dll).
Bawa uang tunai (SAR) atau kartu kredit untuk bekal.


Visa wisata Saudi bisa diajukan secara online mandiri tanpa travel. Berikut langkah-langkahnya:

Langkah 1: Buka Situs Resmi


Kunjungi portal resmi visa Saudi: https://visa.visitsaudi.com atau https://ksavisa.sa


Langkah 2: Buat Akun


Registrasi dengan email aktif.
Verifikasi email.

Langkah 3: Isi Formulir Aplikasi


Masukkan data pribadi (nama, paspor, tanggal lahir, dll).
Masukkan alamat di Saudi (bisa pakai hotel).
Upload dokumen yang diminta (paspor, foto).

Langkah 4: Bayar Visa


Bayar menggunakan kartu kredit internasional (Visa/Mastercard).
Total biaya ± SAR 500 (Rp 2.000.000).

Langkah 5: Download E-Visa


Jika disetujui (biasanya dalam hitungan jam), visa akan dikirim ke email.
Cetak e-visa dan bawa saat bepergian.

⏳ Waktu proses: 1-3 hari kerja (seringkali lebih cepat, bahkan beberapa jam).



Jika Anda hanya transit (melewati Arab Saudi) menuju negara lain, Anda mungkin memerlukan visa transit.


Visa Transit 96 Jam (4 Hari)

Aspek Keterangan
Durasi Maksimal 96 jam (4 hari)
Biaya SAR 100 (± Rp 400.000)
Syarat Tiket lanjutan ke negara ketiga, paspor berlaku 6 bulan
Cara apply Online melalui portal resmi Saudi

Cocok untuk: Jemaah umroh atau wisatawan yang ingin singgah sebentar di Saudi sebelum ke negara lain.



Arab Saudi memberikan kebebasan visa untuk warga negara tertentu. Berikut daftarnya:


Negara Durasi Bebas Visa
UEA (Uni Emirat Arab) 30 hari
Kuwait 30 hari
Qatar 30 hari
Oman 30 hari
Bahrain 30 hari
Kazakhstan 30 hari

Catatan: Indonesia tidak termasuk dalam daftar bebas visa. WNI tetap wajib mengajukan visa sebelum berangkat.




  1. Pastikan paspor berlaku minimal 6 bulan dari tanggal keberangkatan.
  2. Isi formulir dengan jujur dan lengkap – jangan ada data yang tidak sesuai.
  3. Siapkan bukti keuangan yang cukup – minimal saldo Rp 20.000.000 untuk perjalanan wisata.
  4. Booking tiket pulang-pergi – visa wisata dan umroh mensyaratkan tiket PP.
  5. Gunakan travel resmi untuk visa umroh – jangan tergiur travel ilegal.
  6. Vaksin meningitis – wajib untuk umroh, jangan sampai lupa.
  7. Ajukan jauh-jauh hari – minimal 3-4 minggu sebelum keberangkatan.
  8. Cek kebijakan terbaru – aturan visa Saudi bisa berubah, selalu cek informasi terkini.